Selasa, 16 Juni 2009

menunggu "dilepas"

Hari ini, saya masuk sekolah kembali. Ya, masuk sekolah kembali, bukannya "kembali masuk sekolah". Kenapa masuk sekolah kembali? Kenapa bukan kembali masuk sekolah? Tanyakan saja masalah ini pada guru bahasa Indonesia terdekat..

Masuk sekolah kembali. Setelah hampir 3 minggu, saya part-time jadi manula, yang tiap hari cuman duduk-duduk, nonton TV, mandi, dan banyak lagi lainnya. Pendapat saya: BOSAN. Saya baru terpikir, ternyata, para kakek dan nenek yang tinggal di panti, hidupnya jauh lebih menderita dari saya. Sudah kesepian, malah kadang di"terlantarkan" oleh keluarganya, mau apa-apa susah, harus minta tolong pada orang lain, dan yang paling menyedihkan, rutinitas "part-time" saya yang selalu sama tiap harinya, yaa bangun, yaa makan, yaa duduk-duduk, yaa nonton, dan yaa yang lainnya. Bukan salah mereka, tetapi memang itulah hidup. Makanya, saya kagum pada mereka, para manula yang masih aktif bekerja sepanjang hidupnya. Walaupun masih ada keluarga yang memperhatikan, walau masih berada dalam hidup mapan, tapi semangat hidupnya yang tak habis-habis, memberi saya makna hidup yang baru.

Kembali ke sekolah, hari ini saya kembali bertemu dengan sesama "penghuni" sekolah, yang sama-sama "part-time"nya sama saya. Kecuali para guru, para pahlawan tanpa tanda jasa. Bahkan, belakangan ini, mereka masih harus rapat tertutup untuk mempertahankan akreditasi sekolah. Saya tak akan pernah terpikir untuk bekerja sebagai guru di zaman sekarang ini. Sudah ngajarin muridnya sampai mules-mules, yang ada bukannya sembuh, tapi tambah mules. Gawat kan?

Kami, maksudnya saya dan teman-teman saya, diberikan sambutan akhir menjelang pelepasan, oleh para guru, dan suster kepsek. Beliau berharap, agar tidak terjadi sesuatu yang enggak-enggak terkait pengumuman kelulusan kami hari ini. Dengan ancaman penahanan STTB, saya rasa harapan beliau dapat terwujud mulus, tanpa halangan. Poko'e maknyos..

Begitulah kira-kira hari Selasa saya yang menyedihkan ini. Kenapa menyedihkan? Karena mulai hari ini, hingga Jumat mendatang, saya harus bersiap-siap "dilepaskan" dari sekolah yang setia menemani saya selama hampir 12 tahun. Kenapa "dilepaskan"? Udee ahh, gak usah banyak tanya.. Ckckck..



Kalau ada sumur di ladang, 
bolehlah kita menumpang mandi,
Kalau ada umurku panjang,
bolehlah kita berjumpa lagi.

Kalau sumur ada di ladang,
bolehlah kita menumpang mandi,
Kalau sumur ada yang punya,
cepatlah kabur setelah mandi.

*don't try this at home yahh..


~i'm photo[sof]

4 komentar:

  1. ha? 12 tahun bert? buset... setia bgt kau sama st.angela ^^

    BalasHapus
  2. iyee nii.. Makyoss dahh.. hahahahahahh.. cman gw maxi kalahh uii ma tmen gw.. dy dri tk di angela.. hahahahahahahh.. udaa jadi mbah".. ckckckckck..
    ^^

    BalasHapus
  3. haha. saya juga di vincent dari tk-smp. udh bisa dibilang serviam sejati gak tuh? hehe... ntar gw sma nya kan di ursula. hoho ^^

    BalasHapus
  4. siipp.. ntar saia usulin awardnyaa yhaa?? hahahahahahah..^^

    BalasHapus